Langkah & Syarat Menurus Perceraian Agama Kristen

Cara Mengurus Perceraian Untuk Agama Kristen – Di indonesia banyak ragam suku, bahasa dan agama. Begitu juga dengan pernikahan dan perceraian di indonesia yang banyak cara dan ragamnya, tergantung dari ketentuan agama itu sendiri. Dan di dalam aturan hukum indonesia, ada beberapa perbedaan langkah jika anda ingin mengurus perceraian. Contohnya sekarang ini kita akan membahas bagaimana proses perceraian bagi yang beragama kristen?

Sebenarnya tidak banyak perbedaan sama agama islam jika ingin bercerai. Namun beda tempat pengurusan saja, kalau agama non muslim biasanya untuk mengajukan perceraian harus diajukan ke pengadilan negeri, namun untuk penerbitan akta cerai harus di urus di dinas sipil.

Berikut ini adalah langkah yang benar dan harus anda tempuh jika ingin bercerai sampai mengurus dan mengambil akta cerai:

  • Langkah yang pertama jika anda beragama non muslim untuk pengajukan perceraian, silakan datang ke kantor pengadilan sesuai dengan kota dan alamat di KTP (Domisli). Biasanya kalau anda ingin cepat dan tidak mau ribet untuk melakukan pengajuan cerai ke pengadilan negeri, anda harus menyiapkan seorang yang mengerti hukum seperti pengacara atau kuasa hukum kepercayaan anda. Karena dengan adanya pengacara anda tidak perlu repot untuk mengurus secara keperluannya, pengacara biasanya sudah paham kemana arah yang cepat untuk mengurus perceraian. Namun ada beberapa berkas wajib yang harus anda siapkan terlebih dahulu seperti:# Kartu Tanda Penduduk (e-KTP)
    # Kartu Keluarga
    # Surat Pengajuan Gugatan Cerai (Harus Sudah Bermaterai)
    # Akta nikah (jika akta nikah hilang/tidak ada anda bisa   mengurusnya ke catatan sipil)
  • Untuk mengurus surat gugatan cerai ke pengadilan anda bisa meminta bantuan kepada pengacara untuk membuatnya, namun jika anda tidak menggunakan pengacara. Anda bisa meminta bantuan untuk di buatkan di pengadilan dimana anda mengajukan gugatan cerai. Perlu di perhatikan, jangan mencoba untuk membuat surat pengajuan perceraian sendiri. Kalau salah tidak bisa di terima di pengadilan negeri dan itu akan membuang waktu anda dengan percuma.
  • Langkah ketiga anda bisa mendaftar terlebih dahulu perkara perceraian anda di pengadilan, biasanya ada besaran biaya untuk di bayarkan pada saat anda mendaftarkan perkara cerai anda. Kalau anda memakai jasa pengacara, biasanya pengacara lebih lihai dalam hal ini. Jadi, percayakan saja sama pengacara anda.
  • Setelah pendaftaran selesai, kini anda tinggal menunggu surat panggilan dari pengadilan negeri. Biasanya ini akan memakan waktu seminggu atau dua minggu atau bisa lebih. Pastikan anda tepat waktu jika ada panggilan sidang agar tidak di ulang-ulang.
  • Panggilan sidang sendiri biasanya tidak hanya satu kali saja. Beberapa sidang harus anda lewati dan anda harus hadir. Namun sedikit berbeda jika anda sudah menyewa jasa pengacara untuk proses perceraian, biasanya pengacara bisa mengkondisikan agar anda tidak hadir di persidangan. Silakan saja komunikasi sama pengacara anda bagaimana baiknya jika anda tidak ada waktu untuk mengikuti sidang.
  • Jika beberapa sidang sudang anda lewati dan keputusan sudah final dan sudah memiliki kekuatan hukum, silakan anda datang ke dinas catatan sipil untuk membuat akta cerai. Anda bisa membawa akta perkawinan, kartu tanda penduduk dan KK.
  • Serahkan semua berkas tersebut, dan silahkan menunggu biasanya memakan waktu sampai satu atau dua mingguan. Tapi kalau anda memiliki pengacara sendiri, anda bisa mempercayai pengacara anda untuk mengurusnya sampai selesai. Biasanya melalui pengacara bisa cepat selesai. Dan harus ada nominal yang di bayarkan pada saat mendaftar di catatan sipil.

Cara-cara dan syarat cerai di atas berlaku untuk semua agama non muslim.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar