Ini Dia Syarat-Syarat Untuk Isbat Nikah

Pengesahan pernikahan atau yang disebut dengan isbat nikah adalah suatu tindakan untuk mengajukan permohonan untuk pengesahan pernikahan yang harus di tujukan ke pengadilan agama. Kenapa harus ke pengadilan agama? Karena isbat sendiri adalah untuk pengesahan, jadi harus ke pengadilan agama untuk memperkuat dan memperjelas secara hukum yang ada di indonesia. Isbat nikah sendiri tidak bisa di lakukan jika di luar domisili anda, jadi pastikan anda mengajukan isbat nikah sesuai dengan alat KTP atau domisili yang sah.

Dengan adanya isbat nikah, selain memperkuat legalitas dan juga anda mendapatkan pengakuan serta catatan dari pengadilan agama setempat. Dengan begitu anda yang sudah sah menikah secara hukum dan agama, anda wajib memiliki akta nikah yang di berikan dari pengadilan sebagai bukti kongkrir yang berfungsi untuk membuat akta anak anda, masalah warisan, dan masih banyak lagi.

Kenapa sih harus ada isbat nikah?

Isbat nikah sendiri di lakukan jika anda mengalami masalah pada dokumen pernikahan sebelumnya, seperti akta nikah yang hilang, pada saat melakukan pernikahan ada kekeliruan dan masalah lainnya seputar pernikahan, melakukan pernikahan sirih atau nikah di bawah tangan. Sehingga anda belum tercatat di pengadilan. Jadi, dengan adanya sidang isbat anda mendapatkan legalitas pernikahan yang seutuhnya dan tanpa harus di ragukan lagi.

Perlu anda ketahui sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya kita melengkapi dokumen-dokumen penting seperti dokumen pernikahan yang terdaftar di KUA. Agar nantinya anda sebagai warga negara mendapatkan hak-hak sepenuhnya sebagaimana yang sudah diatur oleh negara. Jika anda sudah mendapat catatan dan akta menikah, anda bisa dengan mudah mengurus akta untuk anak, akta untuk bercerai, dana untuk pensiun dan menunaikan ibadah ke tanah suci.

Berikut Ini adalah syarat dan prosedur untuk mengurus dan mengajukan isbat nikah agar dapat langsung di proses, diantaranya anda harus melengkapi dokumen seperti:

  1. Soft Copy Kartu Tanda Penduduk Yang Masih Aktif
  2. Soft Copy KK
  3. Surat pengantar dari kades atau lurah yang berisikan bahwa pernikahan anda belum pernah di catat oleh negara
  4. Kemudian mintalah seutas surat dari KUA untuk keterangan bahwa pernikahan anda belum legal atas negara

Jika anda sudah melengkapi dokumen di atas sebagai persyaratan untuk isbat nikah, sekarang anda bisa melakukan hal berikutnya seperti:

  • Silahkan datang terlebih dahulu ke pengadilan agama sesuai dengan domisili anda, karena kalau di luar dari domisili anda. Maka anda harus meminta surat untuk numpang nikah dulu. Jadi kalau tidak ada surat numpang menikah, anda harus sesuai domisili untuk mengurusnya.
  • Masih di pengadilan agama, anda harus bikin surat untuk permohonan mengajukan nikah isbat terlebih dahulu. Jika anda memiliki kenalan pengacara, anda bisa meminta pengacara tersebut untuk membuat suratnya. Namun jika tidak, anda bisa minta lotong di buatkan oleh Pos Bantuan Hukum yang ada di pengadilan. Biasanya ada biayanya, tapi tidak terlalu mahal.
  • Setelah anda menunggu untuk mendapatkan surat isbat nikah untuk mengajukan permohonan, kini siapkan soft copy KK, KTP, dan surat keterangan dari KUA. Masing-masing di copy 2 rangkap, jangan sampai kurang ya.
  • Kemudian anda menuju ke tempat pendaftaran dengan membawa dokumen-dokumen yang sudah di foto copy tadi, disitu nanti ada petugas pendaftaran. Cobalah meminta revisi apakah data anda sudah memadai apa belum agar bisa langsung di proses.
  • Biasanya di loket pendaftaran anda di minta retribusi untuk biaya panjar perkara. Namun jangan khawatir. Jika anda tidak punya uang untuk itu semua, anda bisa mengajukan dengan surat keterangan tidak mampu yang sudah di tanda tangani oleh RT/RW setempat. Dengan begitu anda pendapatkan fasilitas berupa PREDEO secara gratis.
  • Setelah itu anda bisa menunggu selama 2 atau 3 minggu setelah mengajukan pendaftaran perkara yang anda ajukan ke pengadilan.
  • Biasanya petugas di pengadilan akan meminta nomor kontak anda untuk mengabarkan jadwal untuk sidang. Kalau sudah dapat kabar berupa SMS, anda bisa datang ke pengadilan tepat dengan waktu yang sudah di tentukan. Ingat jangan sampai tidak datang ya…
    Sidang sendiri tidak hanya di lakukan satu kali saja, melainkan ada beberapa kali persingan yang harus anda lalui. Dan selama persidangan berlangsung ada baiknya anda membawa dokumen asli seperi KTP, KK, Surat dari keluraha dan surat dari KUA. Untuk sidang pertama, jika sudah selesai maka majelis hakim akan langsung memberi tahu anda kapan jadwal sidang berikutnya akan di gelar.
  • Jika sudah selesai semua, dan majelis hakim sudah memutuskan untuk mengabulkan permohonan anda. Maka majelis hakim akan mengeluarkan berupa surat isbat nikah yang sah secara hukum dan agama. Biasanya surat tersebut baru terbit setelah 2 minggu keputusan majelis hakim.
  • Langkah terakhir, anda tinggal membawa salinan surat nikah isbat yang sudah di terbitkan atau di keluarkan oleh majelis hakim ke KUA untuk mencatat status pernikahan anda secara legal dan sesuai konstitusi yang belaku pada hukum negara.

Segitu dulu sharing kita pada kesempatan ini tentang Syarat-Syarat Untuk Isbat Nikah, semoga dapat bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar