Ini 4 Dampak Kalau Nikah Muda

Beberapa Dampak Pernikahan Usia Muda – Kebahagiaan memang harus di kejar oleh siapapun manusia yang hidup di muka bumi ini. Karena kebahagiaan sendiri tidak memandang usia, baik itu usia tua dan muda memang berhak untuk bahagia. Bahagia sendiri banyak versinya, termasuk dalam menikah muda adalah hal yang sangat bahagia bagi pasangan muda. Namun di balik kebahagiaan yang begitu dini, ada dampak yang harus di perhatikan. Karena tidak semua orang yang melakukan pernikahan dengan usia yang relatif muda bisa bahagia begitu saja.

Banyak pasangan muda yang tadinya bahagia sewaktu pacaran, namun berubah 180 derajat ketika sudah menikah. Hal ini banyak di alami sama pasangan yang menikah muda. Beberapa faktor penyebab pasangan yang nikah muda tidak bahagia adalah kurangnya pemahaman untuk menjalani realita hidup. Misalnya, ketika kenalan dan pacaran sama lelaki yang mapan, namun ketika sudah menikah harus menghidupi keluarganya sendiri dan harus berusaha sendiri dan ketika itu bantuan dari orang tuanya sudah di tiadakan.

Biasanya akan berdampak pada perilaku dan psikologisnya. Lelaki tersebut akan berubah menjadi pemarah dan kasar karena masalah psikologisnya terganggu. Namun Jangan takut, ketika kamu harus menikah muda ada beberapa tips yang harus dilakukan, berikut ini adalah tipsnya.

Persiapan Untuk Menikah Muda

1. Menguatkan Pondasi Ekonomi

Ketika kamu merasa orang kaya sewaktu kuliah atau sebelum bekerja, ketahuilah kekayaan itu hanya milik orang tuamu. Dan hal yang paling mendasar yang harus di pahami ketika orang tuamu mendapatkan kekayaan tersebut tidaklah mudah. Mungkin sekarang kamu menikmatinya dengan mudah dan gampang.

Proses ini yang harus kamu pahami, karena proses untuk jadi orang kaya dan berhasil itu susah. Tidak semua orang bisa menjadi sukses dan kaya. Bahkan anak orang kaya yang tadinya hidup mapan bisa berubah hidupnya menjadi terpuruk. Ada baiknya ketika sebelum memutuskan untuk menikah muda, kamu berusaha semaksimal mungkin untuk membiayai pernikahan sendiri.

Usahakan uang untuk resepsi pernikahan jangan meminta dan membebani orang tua. Agar kamu paham dan tahu apa yang namanya proses. Jadi ketika ada masalah ekonomi dalam keluarga di kemudian hari tidak saling salah menyalahkan sama pasangan yang berdampak pada perceraian.

2. Menguatkan Mental Untuk Hidup Berpasangan

Ketika usia masih muda memang peluang masih banyak dan terbuka lebar. Namun ketika pasangan muda yang memutuskan untuk menikah dan memiliki sebuah rumah tangga terkadang ada penyesalan yang mendalam.

Karena peluang yang tadinya harusnya ada pada diri kamu, harus ternggut dengan kamu memutuskan untuk cepat-cepat menikah. Disini mental kamu di uji, karena ada penyesalan biasanya orang akan memutuskan untuk pisah sama pasangannya dan kembali menjalani hidup sendiri.

Untuk itu, ketika sebelum menikah, ada baiknya kuatkan mental dan kuatkan keyakinan dalam hati kalau kamu memang mau benar-benar hidup berumah tangga sampai hari tua walaupun ada rintangan, namun tidak menyurutkan mental untuk tetap hidup bersama.

3. Banyak Bertanya Kepada Teman Yang Sudah Menikah

Sebelum memutuskan untuk menikah, kamu bisa dengan mudah ngobrol sama teman yang sudah menikah. Mintalah pengalaman mereka, dan jangan segan untuk bertanya beban dan kesulitan apa saja yang dialami ketika sudah menikah. Karena dari teman kita akan tahu bagaimana kehidupan sesudah menikah itu seperti apa. Dengan begitu kita akan kembali berfikir untuk memutuskan nikah muda.

4. Minta Nasehat Sama Orang Tua Masing-Masing

Biasanya orang tua tidak akan pernah menghalangi ketika anaknya menuju ke jalan yang lebih baik serta bahagia. Namun terkadang ada nasehat dari orang tua yang harus kita dengar. Karena tidak semua orang tua setuju kalau anaknya menikah muda.

Orang tua lebih tau bagaimana pahitnya kehidupan setelah menikah kalau kita masih belum punya pengalaman hidup, ekonomi yang baik dan apalagi belum punya pekerjaan tetap. Biasanya orang tua akan menunda dan bukan berarti melarang anaknya menikah muda.

Pesan Moral

Raihlah cita-citamu ketika masih muda, karena kalau sudah punya keluarga fikiran akan terpecah untuk keluarga dan kurangnya konsentrasi untuk meraih kesuksesan untuk masa depan.
Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar