4 Cara Menyikapi Mertua Tidak Mau Pisah Sama Anaknya Katika Sudah Menikah

Ketika sebelum menikah seorang anak memang masih tanggung jawab orang tuanya, namun berbeda ketika sudah menikah dan berumah tangga. Biasanya ketika berumah tangga yang bertanggung jawab sepenuhnya kepada keluarganya adalah suami. Dimana peran suami sebagai kepala rumah tangga harus bertanggung jawab oleh apa yang di bawahnya, termasuk pada anak dan istrinya.

Dan ketika sudah menikah yang namanya orang tua tidak lagi bertanggung jawab kepada anaknya, karena kebanyakan orang tua atau mertua tidak membiarkan anaknya ikut oleh suaminya ketika menikah, melainkan masih saja di suruh tinggal serumah sama orang tuanya.

Tentunya hal ini sangat menggangu pada suami yang merasa tidak enak selalu menumpang di rumah mertuanya secara terus-terusan, padahal niat hati sudah ingin tinggal pisah sama mertua ketika menikah. Hal ini tentu merepotkan suami, mungkin saat ini kamu sebagai suami sedang mengalaminya. Dan bagaimana cara menyikapi hal tersebut? Berikut ini adalah tips yang sudah kami tulis dan rangkum sedemikian rupa agar kamu bisa memahaminya;

Cara Keluar Dari Rumah Mertua Ketika Sudah Menikah

1. Jangan Mengontrak Rumah

Biasanya mertua atau orang tua tidak akan mengijinkan anaknya keluar dari rumah karena belum punya rumah sendiri alias masih mengontrak. Hal ini menjadi salah satu alasan ketika kamu ingin tinggal sendiri dan tidak menumpang lagi kepada mertua.

Memang kalau di fikir-fikir baik juga, karena sayang uangnya kalau buat mengontrak rumah. Tapi yang namanya orang sudah berkeluarga pasti ingin mempunya privasi sendiri. Dan begitu juga dengan kamu. Oleh sebab itu ketika sebelum menikah alangkah baiknya kamu membangun rumah sendiri atau beli rumah yang sudah jadi, karena untuk antisipas agar mertua menyetujui ketika kamu memisahkan anaknya untuk hidup bersama kamu.

2. Pastikan Kamu Sudah Memiliki Rumah

Ketika mertua melarang anaknya untuk tinggal pisah darinya, kamu harus bisa meyakinkan kalau saat ini kamu sudah memiliki rumah sendiri yang layak untuk di tempati. Dan yakinkan juga kepada mertua kamu, kalau di rumah kamu yang akan di tempati sudah tersedia perabot rumah tangga yang sayang kalau di biarkan begitu saja.

Mertua akan berfikir dan bahkan bisa jadi mengizinkan untuk kamu tinggal berbeda rumah dari mertua, karena mereka sudah yakin anaknya akan di bawa ke tempat yang lebih baik.

3. Memiliki Penghasilan Tetap

Adakalanya mertua akan bimbang untuk melepas anaknya untuk ikut bersama suaminya ketika sudah menikah, hal tersebut karena suaminya sendiri dari segi penghasilan masih kurang mencukupi. Hal tersebut banyak sekali terjadi saat ini, yang mana mertua masih ikut membantu keuangan dan makan sehari-hari ketika anaknya sudah menikah.

Karena kurangnya lapangan pekerjaan sehingga membuat mertua enggan untuk melepas anaknya ikut sama suaminya, jadi ketika kamu ingin membawa anak orang untuk tinggal bersama kamu, usahakan jangan ada kekurangan dari segi financial.

4. Tunjukkan Kalau Kamu Bertanggung Jawab

Tanggung jawab ketika memiliki seorang pasangan yang sudah menikah adalah hal yang wajib, karena setiap pasangan memiliki tanggung jawab masing-masing ketika menjalani hidup berumah tangga. Begitu juga yang di lihat oleh orang lain, termasuk oleh mertua sendiri.

Kebanyakan dari mereka enggan untuk melepas anaknya pergi bersama pasangannya di karenakan pasangannya tersebut tidak bertanggung jawab sepenuhnya kepada keluarganya. Dengan begitu mertua tidak akan mengijinkan anaknya untuk tinggal bersama pasangannya dalam alasanya apapun.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar