Cara Menyikapi Istri Melawan Kepada Suami

Tips Menghadapi Istri Membangkang Pada Suami – Seorang istri ada pendamping hidup untuk suaminya, yang mana harus taat dan patuh terhadap suaminya sendiri. Karena Suamilah yang memberikan nafkah serta sebagai kepala rumah tangga di rumah. Namun walaupun anda sebagai suami memang bertugas menafkahi keluarga, tidak semestinya juga suami bersikap kasar sama istrinya sendiri.

Biasanya banyak faktor suami yang memancing emosi istri, sehingga istri berontak dan melawan sama suaminya sendiri. Hal ini terkadang tidak pernah di sadari sama seorang suami. Sebelum mendikte istri, ada baiknya suami instropeksi diri dulu apa saja yang sudah di lakukan kepada istrinya sehingga membuat istri melawan dan tidak nurut sama suami.

Jika sekiranya suami tidak ada kesalahan sama istri, namun istri tetap melawan dan tidak mau menurut apa kata suami, mungkin anda perlu melakukan hal-hal di bawah ini agar istri bisa nurut dan tidak melawan lagi sama anda. Karena tindakan istri yang suka melawan sama suami adalah tindakan yang tidak patut untuk di lakukan oleh istri manapun.

Cara Mengatasi Istri Tidak Penurut Sama Suami

1. Cari Tahu Masalahnya

Setiap istri kalau sudah melawan dan tidak mau menurut sama suaminya biasanya ada suatu hal yang tidak beres. Jadi anda sebagai suami harus bisa mencari akar permasalahannya kenapa seorang istri bisa melawan sama suaminya.

Terkadang kalau menghadapi seorang istri tidaklah mudah, mereka terkesan menyimpan segala sesuatunya di dalam hati. Jarang sekali istri yang langsung mau untuk frontal membicarakan masalah yang terjadi sama dirinya. Walaupun sama suaminya sendiri. Untuk itu, perlu perlakuan khusus agar istri bisa bicara masalah yang menjadikan dirinya melawan sama suaminya.

2. Memberikan Perhatian Lebih

Jika suami sibuk dalam bekerja dan lupa sama istrinya biasanya istri akan mencari hiburan lain tanpa sepengetahuan suaminya. Dan hal ini biasanya akan membuat seorang istri lupa sama suaminya sendiri, karena sangking asiknya menikmati dunianya sendiri.

Hal ini bisa bahaya, jika terus dilanjutkan maka istri akan semakin tidak terkendali. Untuk itu, sebagai suami anda harus memperhatikan lebih dari sebelumnya kepada istri anda. Jangan pernah menganggap remeh ketika istri sudah sibuk dengan dirinya sendiri. Bisa-bisa rumah tangga yang akan terkena dampaknya.

3. Jangan Terlalu Emosi

Ketika istri sudah melampaui batas normal ketika dia selalu melawan dan tidak nurut sama suami, anda sebagai suami janganlah emosi. Usahakan tetap tenang dan tetap berwibawa. Karena kalau di tanggapi dengan emosi yang meledak-ledak.

Bisa jadi istri akan pergi meninggalkan anda. Lain halnya ketika anda sudah siap hidup tanpa seorang suami. Silakan luapkan masalah melalui emosi, namun ketika anda masih sayang sama istri, jangan sekali-kali meluapkan emosi kepada istri yang tidak nurut tersebut.

Karena akan bisa berdampak panjang dan tidak akan menyelesaikan masalah, sabar adalah kunci utama menghadapi perempuan. Karena pada hakikatnya perempuan menyukai kelembutan dari seorang suaminya sendiri.

4. Lakukan Mediasi Sama Keluarga

Jika tidak dapat menyelesaikan masalah rumah tangga sendiri yang selalu berhadapan sama istri yang selalu melawan, ada baiknya anda mendiskusikan dan bermediasi sama keluarga sang istri. Mana tau saja ketika keluarganya sendiri yang menasehati istri anda bisa sadar dan tidak melawan sama suami lagi.

Karena wanita akan merasa tersentuh ketika ada seseorang keluarganya yang bisa menasehatinya. Dengan begitu istri akan berbicara apa duduk persoalan sebenarnya. Dan anda sebagai suami bisa tahu masalahnya dan segera mencari solusi terbaik. Karena masalah yang berlarut tidak baik jika selalu di pendam dan di biarkan lama-kelamaan.

Pesan Moral

Seorang istri adalah perempuan pengganti ibu sewaktu masih kecil dulu

Tetap sabar dalam menghadapi wanita, apalagi dia istri dan ibu dari anak-anak anda. Seorang istri yang salah jalan jangan di biarkan terjerumus. Jadilah orang baik dan bijak untuk menuntunnya kembali ke jalan yang benar. Biar bagaimanapun anda adalah seorang sosok yang patut untuk menjadi pengayom bagi keluarga.

Ketika sudah tidak ada jalan keluar dan memutuskan untuk cerai, ingatlah sama anak-anak. Perceraian bisa berdampak buruk bagi perkembangan dan masa depan anak.
Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar