Cara Mengurus Perceraian Sepihak

Syarat – Syarat dan Tata Cara Mengurus Perceraian Sepihak – Di indonesia selama apa saja yang anda inginkan selagi anda mampu dan memiliki keinginan apapun pasti bisa saja terjadi. Contohnya jika anda menginginkan sebuah perceraian, dan perceraian yang anda inginkan tersebut tidak di ketahui oleh pasangan alias cerai secara sepihak saja. Biasanya banyak faktor orang untuk bercerai tanpa di ketahui pasangannya, namun faktor yang paling banyak di temui karena pasangannya tidak ingin di ceraikan. Makanya pasangan yang ingin menggugat cerai melakukannya secara sepihak.

Namun sebelum anda memustuskan untuk bercerai secara sepihak, ada baiknya jangan salah mengambil suatu keputusan untuk jangka panjang. Karena yang namanya pernikahan dan perceraian itu menyangkut banyak faktor yang berkaitan langsung dengan kehidupan anda ke depannya. Dan tak lupa juga pertimbangkan untuk bercerai secara sepihak jika anda sudah memiliki anak, karena psikologis anak akan terganggu dengan perceraian yang anda putuskan kepada pasangan anda.

Banyak juga yang bertanya, apakah perceraian secara sepihak akan memakan waktu dan biaya yang mahal?

Sebenarnya tidak juga kalau anda mengurusnya sendiri. Tidak terlalu mahal untuk biaya, namun kalau masalah waktu cerai yang lama itu sudah biasa. Karena yang namanya sidang perceraian itu tidak bisa di putuskan dengan cepat. Melainkan harus beberapa kali sidang, baru ada putusan yang berkekutan hukum tetap dan final.

Apakah Butuh Biaya Untuk Bercerai Secara Sepihak?

Jawabannya iya, semua pasti butuh biaya. Biaya yang di keluarkan jika anda mengikuti aturan secara normal biasanya berkisar 500rb s/d 1jt rupiah. Tergantung Gugatan. Karena Biaya tersebut untuk mendaftarkan gugatan perkara anda di pengadilan.

Bagaimana Kalau Anda Tidak Memiliki Biaya Untuk Bayar Pendaftaran Perkara?

Jawabannya jika anda tidak mampu dan tidak memiliki uang yang cukup dan perceraian harus di lakukan secara mendesak. Anda bisa mengurus surat keterangan tidak mampu ke  RT dan RW serta kelurahan setempat. Kemudian menyerahkan surat keterangan tidak mampu tersebut di pengadilan. Biasanya akan tetap terkena biaya namun lebih murah dari pendaftaran perkara secara normal. Bahkan bisa gratis sama sekali.

Menghadirkan Saksi Untuk Persidangan

Jika masalah administrasi sudah bisa anda lalui, kini anda harus menyiapkan saksi untuk di hadirkan di dalam persidangan. Mempersiapkan saksi itu sangat penting, karena kalau tidak ada saksi pada saat persidangan di pengadilan nanti, maka pengadilan akan dengan mudah menolak gugatan yang anda ajukan di persidangan.

Dan biasanya saksi itu akan di hadirkan dalam sidang setelah gugatan telah secara resmi di daftarkan di pengadilan.

Mempersiapkan Identitas Resmi Bagi Pasangan

Pasangan yang ingin mengajukan perceraian secara sepihak kepada pengadilan untuk di proses, haruslah menyiapkan yang namanya identitas. Identitas disini berupa:

  • Foto Copy KTP Tergugat dan Penggugat
  • Foto Copy Kartu Keluarga
  • Foto Copy Buku Nikah
  • Foto Copy Akta Kelahiran (jika sudah memiliki Anak)

Selain foto copy, jangan lupa jika nanti saat persidangan berlangsung membawa dokumen aslinya. Karena terkadang hakim akan meminta dokumen asli untuk di perlihatkan di dalam persidangan berlangsung.

Mempersiapkan Surat Gugatan Cerai

Anda sebagai penggugat harus membuat surat gugatan cerai. Hal ini wajib anda lakukan. Biasanya orang awam akan susah membuat surat gugatan cerai. Sebenarnya jika anda ingin membuat sendiri surat gugatan cerai bisa saja. Karena banyak contoh surat gugatan cerai yang bertebaran di internet.

Jika anda kesusahan untuk membuat surat gugatan cerai, anda bisa mengunjungi posko bantuan yang ada di pengadilan. Biasanya ada biaya yang di keluarkan untuk membuat surat gugatan cerai. Lain halnya jika anda menggunakan jasa pengacara. Anda bisa dengan mudah meminta pengacara anda untuk membuatkan surat gugatan cerai. Tanpa harus repot membuatnya sendiri.

Mempersiapkan Kronologis Secara Tertulis dan Tidak Tertulis

Sebagai penggugat anda harus membuat kronologis yang masuk akal untuk mengajukan ke pengadilan. Buatlah kronologis yang masuk akal dan bisa cepat di kabulkan oleh hakim nantinya. Kronologis ini anda buat secara tertulis dan harus anda ingat dengan benar dan jelas ketika hakim bertanya langsung kepada anda. Jangan sampai yang tertulis dan tidak tertulis tidak sama pada saat persidangan di gelar.

Memperiapkan Tuntutan Hukum

Sebagai pasangan yang ingin menggugat cerai anda wajib untuk mempersiapkan tuntutan hukum secara sah. Tuntutan hukum bisa di buatkan oleh pengacara atau pusat bantuan pada pengadilan.

Mengikuti Sidang

Yang terakhir anda harus mengikuti sidang beberapa kali, biasanya sidang ini memakan banyak waktu. Namun kalau anda memakai jasa pengacara, maka bisa dengan cepat bisa di urus. Jika tidak, hadiri sidang dan jangan sampai tidak datang.

Notice!

Setiap perpisahan pasti menyisakan luka yang sangat mendalam, dan biasanya luka tersebut tidak akan hilang dan selalu akan di ingat hingga akhir hayat.  Jadi, sebelum memutuskan untuk bercerai bersama pasangan yang telah membagi kasih dengan kita, ada baiknya di fikirkan ulang dan di putuskan dengan cara yang baik dan sadar. Alias tidak dalam kondisi yang emosi dan di penuhi amarah. Dengan adanya pembahasan singkat mengenai Cara Mengurus Perceraian Sepihak , Semoga pembaca mendapatkan wawasan yang bermanfaat dan berfikir dengan matang dalam mengambil keputusan untuk cerai.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar