Cara Menghadapi Suami Ngotot Minta Cerai

Tips Menghadapi Suami Yang Minta Cerai – Memang tidak pernah terduga apa yang akan terjadi di dalam sebuah rumah tangga ketika kita sedang menikmati kebahagiaan di dalamnya. Karena yang namanya kebahagiaan memang tidak pernah luput dari yang namanya cobaan, apalagi yang namanya rumah tangga, pasti ada saja cobaan yang selalu mampir di dalamnya. Termasuk ketika suami meminta cerai sama istri, ini adalah salah satu cobaan yang sangat berat di dalam rumah tangga.

Ketika pasangan sudah tidak merasa cocok lagi satu sama lainnya, maka perceraian bisa menjadi momok yang menakutkan bagi mereka yang sudah berumah tangga.

Pada kesempataan ini kita akan membahas ketika suami ngotot ingin cerai dari istrinya, bahkan istrinya sendiri sudah lelah menghadapi suami yang seperti demikian. Padahal istrinya tidak berkenan untuk di cerai oleh suami karena masih ingin mempertahankan rumah tangganya.

Banyak suami yang agak sedikit memaksa ketika minta cerai sama istrinya, bahkan ada suami yang rela memperlakukan istrinya dengan kasar ketika dia minta cerai.

Hal seperti demikian bukan satu atau dua kali saja terjadi, sudah banyak istri menjadi korban dari suami yang memiliki akal yang pendek. Biasanya suami yang sudah tidak sayang lagi sama keluarga akan senantiasa kasar dan juga memaksa untuk cerai tanpa memikirkan keluarganya yang ada saat ini.

Biasanya keadaan seperti ini yang merasa sangat tertekan adalah seorang istri. Istri yang selalu setia sama suaminya harus menerima pil pahit ketika di gugat cerai oleh suaminya sendiri.

Rasa sakit hati dan juga bingung pastinya terus menggeluti pemikiran serta emosi yang ada. Namun bagi seorang istri yang saat ini sedang mengalami hal yang demikian, mungkin sedikit solusi yang akan kita berikan ini sedikit bermanfaat untuk mereka yang sedang di gugat cerai sama suaminya namun tidak ingin semua itu terjadi;

Suami Minta Cerai Tapi Istri Tidak Mau Bercerai

Berikan Suami Waktu Untuk Berfikir

Ketika suami sedang marah dan ngotot minta cerai sama anda sebagai istrinya, ada baiknya jangan pernah membalas semua perkataannya ketika dia sedang emosi. Ketika suami marah-marah dan memaksa untuk cerai, biarkan saja keadaan berjalan dengan sendirinya.

Ketika suami mulai reda emosinya, biasanya dia akan berfikir. Biarkan suami berfikir ketika sehabis marah adalah hal yang sangat baik. Dengan begitu dia akan tahu kesalahannya dimana.

Membuka Diskusi Sama Suami

Ketika suami masih terus marah-marah dan ngotot minta cepat-cepat cerai, cobalah untuk berdiskusi sama suami. Karena dengan diskusi bersama suami pastinya akan ada jalan keluar yang terbaik. Misalnya jika anda sebagai istri masih ingin mempertahankan rumah tangga bersama suami, jika di bicarakan dengan baik-baik pasti ada jalan keluar terbaik.

Menghindar Untuk Sementara Waktu

Ada kalanya kita menghilang sementara ketika ada masalah di dalam rumah tangga. Termasuk ketika suami meminta cerai terus menerus, menghilang di sementara waktu adalah hal yang tepat ketika suami terus-menerus menekan anda untuk bercerai.

Ketika anda sedang menghindar, disitu ada kesempatan untuk berfikir langkah apa yang akan anda ambil untuk menyelesaikan masalah yang terlalu berat tersebut.

Pulang Ke Rumah Orang Tua

Langkah terakhir jika suami masih terus-terusan mau minta cerai, bahkan sampai terjadi kontak fisik secara tidak manusiawi. Pulanglah kerumah orang tua dan jangan pernah kembali sebelum di jemput sama suami anda yang selalu saja minta cerai tersebut.

Jangan pernah menghubungi suami dan jangan pernah angkat telepon darinya. Jika dia ingin menyelesaikan masalah biarlah dia menemui anda di rumah orang tua anda. Dengan begitu orang tua juga bisa mencarikan untuk anaknya yang sedang tersandung masalah. Dan dapat di selesaikan baik-baik secara kekeluargaan.

Pesan Moral

Jangan pernah kasar sama suami meskipun dia kasar sama istrinya sendiri. Ketika suami bertindak kasar sebaiknya anda menghindar dan pergi dari rumah untuk sementara waktu adalah hal yang lebih baik.

Karena jika terus-terusan di ladenin bisa saja suami anda tidak pernah menghargai anda lagi sebagai istrinya. Sabar dan selalu libatkan orang tua dalam masalah yang sudah genting.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar