Cara Menghadapi Istri Yang Tidak Bersyukur

Istri Tidak Pernah Terima Kenyataan Hidup – Seorang suami selalu mati-matian dalam menafkahi keluarganya, karena seorang suami sangat paham akan kebutuhan di dalam keluarganya. Dia harus membanting tulang siang dan malam hanya demi mencukupi kebutuhan di rumah. Tidak mudah untuk menjalani hidup yang serba sulit seperti sekarang ini.

Yang mana persaingan hidup semakin ketat dan masalah ekonomi akan menjadi dampaknya bagi setiap orang yang sudah berumah tangga. Hidup ini seakan terasa semakin menyiksa ketika ada seorang istri yang tidak pernah menghargai jerih payah suami dalam mencari rezeki.

Apalagi ketika suami pulang ke rumah, namun hasil yang di dapat suami tidak sebanding dengan apa yang di inginkan sama istri. Disaat itu istrinya ngomel dan marah, seakan-akan kesalahan sepenuhnya ada pada suaminya. Masih banyak wanita yang seperti demikian ketika sudah menikah, bahkan dia tidak segan-segan untuk mengungkapkan dan mengatakan kalau dia tidak pernah bahagia hidup bersams suaminya yang sekarang. Padahal kehidupannya masih jauh kecukupan jika dibandingkan dengan kehidupan orang lainnya.

Bagi suami yang mengalami hal seperti diatas, mungkin sudah tidak tahu lagi langkah apa yang akan segera diambil. Namun tidak salahnya ketika anda sebelum mengambil keputusan memnyimak apa yang akan kita jelaskan di bawah ini;

Penyebab Istri Tidak Pernah Bersyukur

1. Selalu Memandang Kehidupan Orang Lain

Ingatkan istri anda ketika ngomongin tetangga atau orang lain. Biasanya yang namanya ibu-ibu itu sukanya ngerumpi dan ngomongin orang lain. Dari sifat yang suka ngomongin orang lain tersebut, maka akan muncul rasa iri serta kecemburu sosial.

Jika istri anda sudah terjangkit perilaku seperti demikian, maka bisa di pastikan dia tidak pernah cukup dalam menjalani kehidupannya. Kenapa demikian? Karena kehidupan yang dia jalani sekarang ini selalu saja dibandingkan dengan orang lain yang levelnya jauh di atasnya.

2. Hidup Terlalu Manja

Mungkin ketika anda masih pacaran sama istri tidak pernah merasakan hal yang aneh, dan ketika menikah sikap istri anda berubah drastis. Banyak pria yang mengalami hal demikian. Karena sewaktu masa pacaran terlalu banyak ngomongin yang manis-manis, sehingga anda kurang memahami seluk beluk perilaku calon istri. Dan ketika sudah terlanjur menjadi istri malah menjadi beban di dalam kehidupan anda.

Kehidupan yang manja pada masa sebelum menikah akan terbawa ketika perempuan sudah punya suami. Salah satunya adalah tidak pernah menghargai jerih payah suami dalam memperjuangkan rumah tangga yang sama-sama di bina. Selalu merasa tercukupi sejak kecil, dan ketika menikah dia merasa kekurangan. Apa yang dia mau tidak pernah anda penuhi, maka dia akan ngelunjak dan melawan sama suaminya sendiri.

Ketika masih dalam proses pacaran, ada baiknya anda selalu bisa membaca bahasa tubuh dari seorang wanita yang akan menjadi istri anda. Karena kalau sudah terlanjur menikah, untuk pisah itu sulit dan banyak hal yang harus anda tempuh.

Cara Menghadapi Istri Tidak Menghargai Suami

1. Bicarakan Kepada Keluarga Sang Istri

Berbicara dan berbincang bersama mertua tentang apa yang anda alami bersama istri adalah hal yang paling bijak. Karena mertua adalah orang tua dari istri anda yang tahu bagaimana sifat istri anda sejak kecil. Bicaralah yang jujur sama mertua kalau saat ini istri anda tidak pernah cukup dan bersyukur ketika di beri nafkah oleh suami.

Biasanya mertua akan memberikan sedikit penjelasan mengenai sifat anaknya. Mungkin saja ketika masih pacaran kamu kurang memahami dan ketika sudah menikah baru menyesal karena menikahi seorang perempuan yang salah, yang tidak pernah menghargai kerja keras suami.

2. Jangan Terpancing Emosi

Memang kesal dan emosi ketika fikiran sedang banyak beban pekerjaan, namun istri di rumah selalu ngomel tidak pernah tercukupi. Mungkin hal ini banyak terjadi kepada seorang pria dimanapun mereka berada. Ketahuilah, kalau seorang perempuan itu hanya bisa ngomel untuk meluapkan emosi mereka. Namun tidak semua omelan seorang wanita bisa di terima begitu saja oleh suami.

Biasanya seorang suami akan dengan mudahnya meluahkan emosi di depan istrinya yang sedang ngomel meminta yang tidak-tidak. Tahan emosi dan jangan memperkeruh suasana, karena kalau semua di selesaikan dengan emosi, akhirnya hanya penyesalan yang menghampiri masing-masing pasangan.

3. Memberikan Edukasi

Dalam berumah tangga memang beda dengan yang namanya pacaran. Kalau pacaran tidak ada beban hidup yang di tanggung. Bahkan kalau hanya untuk makan saja masih bisa minta sama orang tua. Berbeda ketika sudah nikah, semua beban hidup harus di tanggung berdua.

Kadang-kadang ada wanita yang belum pengalaman dalam berumah tangga, bisanya hanya meminta dan meminta. Seakan-akan hidupnya kurang terus dan tidak pernah merasa cukup. Tugas suami ketika menemukan seorang istri yang seperti demikian adalah dengan mengedukasinya secara pelan-pelan.

Karena wanita itu orangnya tidak suka di bentak, usahakan ketika anda menasehatinya secara lembut dan halus. Sehingga apa yang anda omongin akan selalu terngiang olehnya dan akan selalu menjadi pedoman hidupnya. Katakan padanya kalau kita sedang menjajaki masa dimana harus bertanggung jawab secara penuh kepada diri sendiri dan orang lain. Dengan demikian istri akan lebih mudah memahami makna berumah tangga. Dan tidak selalu kekurang sehingga menjadikannya orang yang selalu bersyukur dengan apa yang diusahakan oleh suaminya.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar