Apakah Bisa Mau Cerai Tanpa Buku Nikah?

Apakah Bisa Mau Cerai Tanpa Buku Nikah? – Buku nikah adalah salah satu hal yang wajib di miliki oleh pasangan suami istri jika dia sudah sah menikah secara hukum yang ada di indonesia, buku nikah juga berfungsi sebagai identitas resmi bahwa pasangan tersebut benar-benar sudah menikah resmi di Kantor Urusan Agama. Buku nikah juga banyak kegunaanya seperti mengambil rumah kreditan, mengajukan kredit perbankan, kredit kendaraan bermotor bahkan sampai anda mau cerai lagi dengan pasangan anda, buku nikah juga masih di perlukan untuk syarat mengajukan perceraian ke pengadilan. Tapi bagaimana jika buku nikah tersebut hilang atau tidak ada di tangan anda lagi?

Banyak pasangan suami istri yang mengeluhkan masalah buku nikah tidak ada saat mau bercerai. Masalahnya juga klasik antara lain buku nikah hilang, di gadaikan, di jaminkan dan di tahan oleh salah satu pasangan yang ingin menghambat perceraian. Apakah tetap bisa mengajukan perceraian di pengadilan tanpa buku nikah jika buku nikah anda sendiri tidak ada?

Mengurus perceraian tanpa buku nikah jawabannya “Sangat Bisa” akan tetapi ada syarat yang harus anda lengkapi sebagai gantinya buku nikah yang tidak ada. Syaratnya antara lain adalah dengan mengurus dokumen-dokumen resmi sebagai syarat administratif menggantikan buku nikah yang tidak ada. Anda bisa mendapatkan atau mengurus dokumen tersebut di KUA jika agama anda islam dan untuk agama yang non-muslim bisa mengurusnya di Kantor Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil.

Di KUA anda bisa mengurus buku nikah yang hilang berupa duplikasi buku nikah, biasanya untuk mengurus ini di kenakan biaya sekitar 100rb-200rb rupiah. Karena harus di verifikasi terlebih dahulu, anda harus menunggu waktu sekitar setengah hari jika antrian tidak terlalu panjang untuk verifikasi data. Begitu juga untuk yang non-muslim, Anda bisa mengunjungi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk membuat duplikasi akta nikah.

Namun sebelum anda meminta duplikat buku atau akta nikah ke KUA dan Catatan sipil, anda harus melengkapi beberapa dokumen agar bisa di verifikasi oleh KUA dan Catatan Sipil. Adapun dokumen penting yang harus anda lengkapi sebelum mengurus buku dan akta nikah yang hilang adalah sebagai berikut:

  • Anda harus membuat laporan ke polsek atau pospol setempat untuk mengurus surat kehilangan.
  • Identitas resmi berupa KTP/SIM yang masih berlaku (Bawa yang asli dan soft copynya).
  • Kalau ada foto copy buku nikah yang tersisa, silakan di bawa juga.
  • Untuk yang bukan beragama islam (non-muslim) anda harus mengingat tanggal dan pemberkatan sewaktu awal menikah dulu.
  • Kartu Keluarga Asli dan soft copy (yang dilampirkan hanya soft copy jika di tanya aslinya baru anda berikan).

Setelah anda mengurus semua dokumen di atas, serahkan dokumen tersebut ke kantor KUA atau catatan sipil setempat. Dan setelah anda anda serahkan untuk di verifikasi, kini anda hanya tinggal menunggu saja untuk jadwal penerbitan ulang akta nikah / buku nikah anda yang raib tersebut.

Jika ada kesalahan berupa data tidak ada dan tidak bisa di verifikasi, anda bisa bisa mengajukan pengesahan pernikahan di KUA, ini berlaku hanya untuk yang beragama islam. Dan anda harus meluangkan waktu lagi untuk masalah ini, karena mengurus buku nikah yang hilang tidak begitu mudah seperti yang di bayangkan. Begitu juga untuk yang agamanya bukan islam atau non muslim. Jika data anda tidak bisa di verifikasi, anda bisa datang ke kantor pengadilan negeri untuk mengurus data anda yang tidak di temukan oleh dinas cacatan sipil.

Mungkin itu saja ulasan singkat yang bisa kita ulas pada kesempatan ini mengenai Cerai Tanpa Buku Nikah, semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. (Done)

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar